Besarnya Potensi Zakat di Indonesia dan Tantangan Strategi Pengelolaan Zakat

Tahukah anda berapa potensi zakat di Indonesia ? begitu melihat angkanya saya pun kaget, kagetnya bukan karena besarnya potensi melainkan kagetnya karena masih sangat kecilnya dana yang berhasil di himpun tiap tahunnya dari angka potensi tersebut. Oke mari kita baca selanjutnya..

Potensi zakat Indonesia dalam setahun mencapai Rp 217 triliun. Angka potensial ini muncul dalam riset berjudul Economic Estimation and Determinations of Zakat Potential in Indonesia oleh Institut Pertanian Bogor (IPB), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan Islamic Development Bank (IDB) tahun 2011. 

Sebagai informasi tambahan riset mengenai potensi zakat di Indonesia ini bisa di baca di Staff.Ipb.ac.id

Secara sederhana agar mudah difahami oleh adik-adik kita mahasiswa, bisa juga lihat mengenai infografis potensi zakat di Indonesia yang di buat oleh KKBNews.id

Inilah Potensi Zakat di Indonesia

infografis potensi zakat di indonesia – src:kbknews.id

Oke, selanjutnya kita bisa baca informasi terbaru mengenai penghimpunan zakat dan penyalurannya berikut ini.

Potensi Zakat Nasional Capai Rp 217 Triliun – Src: www.republika.co.id

Coba kita baca info dari berita Republika.co.id yang isinya bahwa Sekjen Bimas Islam Kemenag RI Tarmizi Tohor menyebutkan, berdasarkan penelitian data terdahulu potensi zakat nasional mencapai Rp 217 trilliun.

Kemudian data selanjutnya adalah soal persentasi penghimpunannya yang berhasil di himpun oleh Baznas maupun Laznas yaitu; persentase penghimpunan terhadap potensi zakat pada 2016 adalah sebesar 2,3%, meningkat menjadi 2,8% pada 2017, dan 3,7% pada 2018. 

Sudah mulai kaget kan,,,2018 hanya 3,7% yang terhimpun dari 100%, artinya masih ada 90an persen lebih yang perlu di perhatikan. Oleh karena itu sangat perlu di rasa untuk menyadarkan masyarakat mengenai keutamaan mengeluarkan zakat. Padahal UU Nomor 23 dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 tentang Pengelolaan Zakat telah diatur tentang kepatuhan syariah sehingga ini harus ditingkatkan lagi.

Tentunya dalam dunia digital dan era millenial sekarang ini dibutuhkan kreatifitas yang berlebih dari para pelaku penghimpun zakat seperti Baznas dan Laznas.

Zakat Bisa Tekan Kemiskinan di RI – Src:finance.detik.com

Menarik membaca berita mengenai potensi zakat di Indonesia yang di rilis Menteri Pembangunan dan Perencanaan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro yang kami kutip melalui finance.detik.com

“Setiap tahun, penghimpunan zakat nasional mengalami pertumbuhan rata-rata 30,55%. Pada 2016, zakat yang berhasil dihimpun organisasi pengelola zakat baik Baznas maupun LAZ adalah sebesar Rp 5,01 triliun, dan meningkat menjadi Rp 6,22 triliun pada 2017 dan Rp 8,10 triliun pada 2018,” kata Bambang seperti yang dikutip keterangan resminya, Jakarta, Kamis (7/3/2019).

Wow, amazing banget kan potensi zakat di Indonesia tahun 2018 sebesar 8,01 Triliun, tentu angka yang sangat fantastis mengingat pertumbuhan rata-ratanya di angka 30,55%. Luar biasa, tentu jika dana ini dikelola dengan baik dan bijak dapat bermanfaat dalam membangun kesejahteraan dan ekonomi umat serta pemerataan ekonomi dapat di rasakan seluruh masyarakat.

Bukan hanya penghimpunan zakat yang di harapkan tinggi tetapi juga dalam penyalurannya pun harus efektif dan produktif, idealnya bisa mencapai 70% sampai 80% dari total zakat yang dihimpun.

Masih sesuai rilis PPN bahwa rata-rata penyaluran zakat nasional adalah sebesar 66,03% dari total zakat yang dihimpun. Pada 2016, zakat yang berhasil disalurkan ke masyarakat adalah Rp 2,93 triliun, sementara pada 2017 sebesar Rp 4,86 triliun. Dari jumlah penyaluran zakat pada 2017, sebesar 78,1% telah disalurkan ke delapan golongan mustahik nasional.

Untuk itu, Bambang mendorong segenap organisasi pengelola zakat baik Baznas Pusat/ Provinsi/ Kabupaten/ Kota maupun LAZ Nasional/ Provinsi/ Kabupaten/ Kota, semakin kreatif mengajak para muzakki untuk membayarkan zakat serta menyediakan platform pembayaran zakat yang mudah dan jelas bagi umat Islam. 

twitter.com/baznasindonesia
Laznas Dompet Dhuafa Republika – Src:dompetdhuafa.org
Laznas rumah zakat – src:rumahzakat.org

“Realisasi penghimpunan zakat nasional masih sangat jauh dari potensinya. Diperlukan kerja keras kita semua untuk meyakinkan para muzakki membayarkan zakatnya secara tertib dan rutin kepada organisasi pengelola zakat yang resmi, sehingga dapat diakumulasi dalam data penghimpunan zakat nasional. Kita harapkan tahun ini tingkat penyaluran terhadap penghimpunan zakat dapat mencapai angka 80%, jelas Kepala Bappenas ini.

id.wikipedia.org/wiki/Bambang_Brodjonegoro – Src:id.wikipedia.org/wiki/Bambang_Brodjonegoro
Tantangan Strategi Pengelolaan Zakat agar mencapai Potensi Zakat di Indonesia

Ada baiknya para stakeholder memperhatikan masukan yang berharga dari pak Bambang Brodjonegoro dalam hal strategi soal zakat ini, coba simak masukan dari pak Bambang yang menurutnya ada lima strategi pengelolaan zakat yang harus dilakukan :

Pertama, mendorong hadirnya regulasi dan kebijakan yang mendukung perbaikan tata kelola zakat nasional. Perlu direviu kembali Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 untuk mempelajari kemungkinan perbaikan sekaligus tambahan pengaturan dalam tata kelola zakat nasional. 

Kedua, memanfaatkan teknologi untuk mobilisasi dan penyaluran zakat. Diperlukan rekening zakat untuk menampung dana zakat dari nasabah perbankan, sehingga dari penghasilan nasabah yang telah mencapai nishab (batas terendah harta dikenai zakat) dapat secara otomatis disisihkan ke rekening. Perlu juga dikembangkan platform teknologi yang memudahkan muzakki dalam membayarkan zakat ataupun menerima bantuan zakat.

Ketiga, mendorong pemanfaatan zakat yang mendukung pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan. Pengelola zakat harus menyalurkan dana zakat pada kegiatan-kegiatan yang memiliki korelasi jelas dengan upaya mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan mustahik. Perlu indeks yang dapat mengukur tingkat dampak zakat dalam mengatasi kemiskinan, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan para muzakki kepada pengelola zakat.

Keempat, mewujudkan database zakat nasional yang terintegrasi. Dengan database terintegrasi dapat diperoleh data muzakki, mustahik, pengelola zakat, jumlah zakat terkumpul, jumlah mustahik yang terbantu dengan zakat, ataupun jumlah mustahik yang berubah menjadi muzakki. Hal ini juga mencegah penumpukan bantuan zakat di suatu daerah, sekaligus menyeleraskan program pembangunan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin.

Kelima, memanfaatkan zakat untuk mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Zakat sebagai salah satu komponen penting dalam arsitektur keuangan syariah harus terintegrasi dengan pengembangan keuangan dan ekonomi syariah. Beberapa kebijakan yang perlu dikembangkan antara lain adalah penggunaan rekening syariah dalam penerimaan dan penyaluran zakat. Jika semua pengelola zakat menggunakan rekening bank syariah, maka mau tidak mau setiap muzakki akan membayarkan zakat melalui rekening syariah. Begitupun apabila semua mustahik membuka rekening zakat, maka semua penyaluran bantuan zakat juga akan melalui rekening syariah. 

Selain itu, dana zakat juga dapat digunakan untuk membantu UKM yang menjual produk halal dan menggunakan instrumen keuangan syariah dalam mengembangkan usahanya. Dengan demikian, pemanfaatan zakat juga mendukung industri halal di Indonesia.

Nah sekedar menambah wawasan anda dalam khazanah potensi zakat di Indonesia, maka boleh juga anda ikut acara seminar, dan seminar tentang potensi zakat di Indonesia yang terdekat adalah berikut ini:

Ikuti Seminar “mengoptimalkan potensi zakat untuk membangun kesejahteraan dan ekonomi umat” di Perbanas Institute, dimana ada narasumbernya yang pernah menjadi Dosen saya di pascasarjana UI

Seminar mengoptimalkan potensi zakat di Indonesia
Seminar mengoptimalkan potensi zakat di Indonesia

Semoga rekan-rekan kita di Badan amil zakat nasional atau lembaga amil zakat nasional semakin kreatif dalam menghimpun zakat dari masyarakat Indonesia dan juga yang paling penting adalah produktifitas dan efektifitas dalam penyaluran zakat yang dihimpun tersebut.

Click on a star to rate it!

Average rating
/ 5. Vote count:

About the Author: margondaweb

Website kami menyajikan artikel berbagai macam informasi apa saja yang bermanfaat. Pengalaman sejak 2011 telah membantu membuat website dan juga melayani pengelolaan website secara berkala serta training pembuatan website.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat