Jika anda mendapatkan error BSOD atau Blue Screen of Death pada PC Windows 10 anda dengan pesan error yang mengatakan kegagalan pada driver Intelpmm.sys, maka artikel kali ini akan membantu anda memperbaiki masalah tersebut.

Error blue screen ini diketahui terkait dengan:

  • KMODE EXCEPTION NOT HANDLED
  • PAGE FAULT IN A NONPAGED AREA
  • KERNEL DATA INPAGE
  • SYSTEM THREAD EXCEPTION NOT HANDLED
  • SYSTEM SERVICE EXCEPTION
  • IRQL NOT LESS EQUAL

Apa itu file intelppm.sys?

IntelPPM adalah singkatan dari Intel Processor Power Management, dan file SYS adalah driver yang digunakan untuk power management prosesor intel. Driver ini bertanggung jawab untuk memeriksa performa atau kinerja dan pendinginan.

Memperbaiki Error Blue Screen intelppm.sys

Jika anda bisa masuk ke Safe Mode, maka anda tidak membutuhkan bantuan lain. Namun jika anda tidak dapat masuk ke Safe Mode, maka anda mungkin harus boot ke Windows 10 dengan Media Instalasi Windows atau Recovery Drive dan pilih Repair your computer untuk masuk ke Advanced Startup Options untuk mengakses Command Prompt. Jadi, pastikan anda memiliki media USB bootable untuk menggunakan advanced troubleshooting.

Ada beberapa opsi yang dapat anda gunakan dalam perbaikan ini. Namun anda memerlukan hak admin untuk memperbaiki masalah tersebut. Jadi pastikan untuk masuk ke Windows 10 anda menggunakan akun administrator anda.

1. Ubah Value Registry untuk Intelppm

Ini adalah salah satu solusi yang telah berhasil untuk beberapa pengguna tetapi hadir dengan sedikit kekurangan. Mengubah value menonaktifkan CPU power throttling, menghasilkan performa tetapi menghabiskan lebih banyak daya. Anda mungkin juga mendengar kipas lebih sering berputar kencang daripada sebelumnya.

Sebelum anda mengikuti metode ini, pastikan anda telah membuat system restore point atau membackup regystry Windows anda untuk berjaga-jaga jika anda melakukan kekeliruan dalam proses pengeditan. Setelah itu, ikuti langkah-langkah dibawah ini.

  • Tekan tombol Win + R, kemudian ketik regedit dan tekan Enter untuk membuka Registry Editor anda.
  • Di jendela Registry Editor, telusuri jalur berikut dibawah ini.

  • Selanjutnya klik dobel pada Start di panel kanan, kemudian ubah value datanya menjadi 4 dan klik OK untuk menyimpan pengaturan anda.

  • Sekarang keluar dari registry editor dan restart PC anda.
Lihat, apakah masalah tersebut kembali muncul atau tidak. Jika ya, maka lanjutkan dengan metode perbaikan berikutnya.
2. Ubah Nama intelppm.sys
Jika anda tidak dapat booting ke Windows karena error BSOD yang konstan, maka gunakan media USB bootable untuk masuk ke layar Advanced Recovery.
  • Pilih Troubleshoot – Advanced Options – Command Prompt. Anda dapat membaca link pada Advanced Startup Options yang saya sertakan di atas.
  • Arahkan ke jalur berikut:
  • Kemudian masukan perintah dibawah ini dan tekan Enter.
  • Setelah itu restart PC anda dan tidak akan ada lagi BSOD.
Proses ini sebenarnya hanya akan mengganti nama file driver tersebut. Hal ini menyebabkan Windows tidak akan dapat menemukannya dan oleh karena itu anda tidak akan mendapatkan kembali error BSOD. Karena ini bukan driver utama, maka Windows akan tetap melakukan booting pada PC anda, tetapi anda mungkin akan melihat error di jendela Device Manager untuk prosesor tersebut.
3. Instal Ulang Driver Intel
Error ini terjadi mungkin karena ada konflik antara driver Intel dan versi Windows. Jadi, anda punya dua pilihan disini. Pertama, anda dapat mendownload driver terbaru dan menginstalnya. Atau yang kedua, anda dapat memilih untuk menginstal ulang Windows jika tidak ada pilihan lain yang tersisa. Advanced recovery memungkinkan anda mereset Windows yang dapat menghemat waktu.
Mengganti Nama intelppm.sys Menunjukkan Ikon Kuning di Device Manager untuk Prosesor
Jika ini terjadi, itu karena file tersebut adalah bagian dari kumpulan driver dan Windows sedang mencarinya. Saat anda memeriksa properties driver, anda akan melihat pemberitahuan pada bagian Device status yang menyatakan Windows cannot load the device driver for this hardware. The driver may be corrupted or missing (Code 39).
Satu-satunya solusi yang disarankan untuk ini adalah menginstal ulang driver untuk perangkat tersebut. Anda juga dapat mencoba melepas perangkat sepenuhnya, kemudian melakukan scan untuk perubahan hardware, kemudian menginstal driver. Namun, pastikan anda tidak mendapatkan BSOD lagi.
Sekian tutorial kali ini, semoga membantu anda. Anda kemudian dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara menonaktifkan update driver melalui Windows Update atau 4 tools update Ddriver untuk Windows. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pengalaman dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!
Share to
Categories: Blogging

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *