Apa Tujuan Ekonomi Islam Yang Utama?

Apa Tujuan Ekonomi Islam Yang Utama?

Tujuan akhir ekonomi Islam adalah sama dengan tujuan dari syariat Islam (maqashid alsyari’ah), yaitu mencapai kebahagian di dunia dan akhirat melalui suatu tata kehidupan yang baik dan terhormat (hayyatan toyyibah).

Maqashid al-syari’ah

Maqashid al-syari’ah adalah mewujudkan kesejahteraan manusia yang terletak pada terpeliharanya 5 (lima) kemaslahatan dasar yaitu:

Agama (al-dien)

Jiwa (al-nafs)

Intelektualitas (al-’aql)

Keturunan (al-nasl) dan

Harta kekayaan (al-maal).

Kelima maslahat tersebut pada dasarnya merupakan sarana yang sangat dibutuhkan bagi keberlangsungan kehidupan yang baik dan terhormat, dan jika kelima kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, maka manusia tidak akan mencapai kesejahteraan yang sesungguhnya.

Kesimpulan

1. Ekonomi Islam merupakan suatu cabang ilmu sosial yang bertujuan membantu manusia dalam mengelola sumber daya dalam rangka menggapai tujuan syariat (maqasid syariah), yaitu terwujudnya kesejahteraan umat manusia secara material dan immaterial dunia dan akhirat (al falah).

2. Islam memiliki pandangan bahwa harta atau kekayaan bukanlah indikator kesuksesan seseorang. Kepemilikan harta bahkan merupakan bentuk ujian dari Tuhan untuk membuktikan apakah manusia mampu menjaga amanah atau tidak.

Namun demikian, dengan harta manusia bisa meningkatkan kesuksesan dan kemuliaannya di hadapan Allah SWT, yaitu ketika menggunakan atau membelanjakan harta yang dimilikinya sesuai ketentuan Allah SWT.

3. Untuk mencapai falah, maka kehidupan manusia di dunia ini harus dilindungi. Syariah Islam diturunkan bertujuan untuk menjaga lima kemaslahatan pokok dan inilah yang menjadi tujuan syariah (maqasid syariah). Tujuan syariah yang masyhur ada 5 (lima) , yaitu perlindungan terhadap (1) agama (Al-dien), (2) jiwa (Al-nafs),
(3) intelektualitas (Al-’aql), (4) keturunan (Al-nasl) dan (5) harta kekayaan (Almaal).

4. Wujud konkrit yang diharapkan dari ekonomi Islam adalah lahirnya sistem perekonomian yang adil tumbuh sepadan, bermoral dan berperadaban Islam.

Perekonomian Islam bukan mengejar pertumbuhan semata atau pemerataan semata, namun mengutamakan adanya proporsionalitas sehingga tercapai kesinambungan pertumbuhan ekonomi yang dibangun atas kegiatan ekonomi yang bermoral dan berperadaban Islami.

Demikianlah makalah tentang Apa Tujuan Ekonomi Islam Yang Utama Yang Perlu di Ketahui yang kami sarikan dari Buku Digital Buku Pengayaan Pembelajaran Ekonomi Syariah keluaran edukasi Bank Indonesia.

Share di

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *